INTERNET
Dunia dewasa ini menjadi semakin terhubung (interconnected)
satu dengan lainnya. Dengan kata lain kita dapat menggunakan telepon
genggam untuk menghubungi teman yang berada dibelahan dunia lain. Kita
dapat menonton siaran langsung pertandingan bola piala dunia yang
berlangsung di benua lain. Atau
bahkan kita dapat berinvestasi dalam ekonomi dunia karena pasar modal di
Tokyo, London dan New York terhubung secara elektronis selama 24 jam
sehari. Keterhubungan inilah yang disebut Interconnected Network atau lebih
populer dengan sebutan internet.
Satu hal terbesar tentang internet adalah bahwa tak
seorangpun yang benar-benar memilikinya. Internet adalah kumpulan global
dari orang-orang dan jaringan komputer besar dan kecil, dimana semuanya
tersambung oleh ribuan kilometer kabel dan line telepon yang semuanya
dapat saling berkomunikasi. Beberapa fungsi internet antara lain:
menemukan dan mengakses informasi, kursus/sekolah jarak jauh, saling
bertukar informasi dengan rekan bisnis dan hobi, atau mendapatkan
pekerjaan secara on-line dan lainnya. Sebelum mengenal lebih jauh internet, berikut penjelasan singkat tentang jaringan komputer (computer network) dan komponen penting internet.
Daftar Isi:
Setiap komputer yang terhubung ke internet adalah bagian dari jaringan.
Misalnya komputer di rumah menggunakan modem untuk men-dial nomor
telepon untuk terhubung ke Internet Service Provider (ISP). Atau
komputer di kantor yang masuk dalam LAN, maka untuk dapat terhubung ke
ke internet juga menghubungi ISP. Ketika terhubung ke ISP maka komputer
tersebut telah menjadi bagian dari jaringan. Kemudian ISP tersambung ke
jaringan yang lebih besar, maka ia juga akan menjadi bagian dari
jaringan tersebut. Jadi internet secara sederhana merupakan jaringan
dari jaringan.

Setiap komputer yang terhubung ke internet merupakan bagian dari jaringan
(sumber: howstuffworks.com)
Perusahaan komunikasi besar memiliki backbone sendiri yang terhubung ke wilayah lain. Disetiap wilayah, perusahaan memiliki Point of Presence
(POP) yang merupakan tempat bagi pengguna lokal untuk mengakses
jaringan komputer perusahaan, biasanya melalui nomor telepon lokal atau dedicated line.
Terdapat beberapa jaringan tingkat tinggi yang terhubung satu sama lainnya melalui Network Access Points (NAP).
Contoh berikut mengambarkan internet bekerja. Sebuah perusahaan
komunikasi besar (sebut saja A) adalah sebuah ISP yang besar. Disetiap
kota besar perusahaan A memiliki POP yang penuh dengan modem dimana
customer ISP tersebut menghubunginya. Perusahaan A menyewa jalur kabel
serat optik dari perusahaan telekomunikasi agar
semua POP terhubung. Terdapat perusahaan ISP besar lain, sebut misalnya
B. Perusahaan B membangun gedung di setiap kota besar dan perusahaan
menempatkan server untuk internetnya pada gedung tersebut. Sedemikian
besarnya, perusahaan B membangun jalur kabel serat optik antara
gedung-gedung itu sehingga mereka
saling terhubung.
Semua pelanggan ISP perusahaan A dapat berhubungan satu sama lain,
demikian juga halnya semua pelanggan ISP B. Tetapi tidak ada jalan bagi
pelanggan ISP A untuk saling berkomunikasi dengan pelanggan ISP B. Oleh
karena itu perusahaan A dan B sepakat untuk terhubung ke NAP di berbagai
kota sehingga lalu lintas komunikasi antar jaringan terjadi pada NAP.
Dalam internet sebenarnya, lusinan ISP besar saling terhubung ke NAP dan
triliunan byte data mengalir antara masing-masing jaringan.
kembali ke atas
Semua jaringan pada NAP, backbone dan router
berbicara satu dengan lainnya.Yang menarik pada proses ini adalah bahwa
pesan dapat meninggalkan satu komputer dan berjalan menyeberangi dunia
melalui beberapa jaringan yang berbeda dan tiba pada komputer lain dalam
pecahan detik.
Router menjelaskan kemana informasi
dikirmkan dari satu komputer ke komputer lain. Router memiliki dua
pekerjaan terpisah tetapi berhubungan yaitu:
-
Menjamin bahwa informasi tidak pergi ke tempat yang tidak membutuhkan.
-
Menjamin bahwa informasi dikirimkan ke tujuan yang dimaksud
Untuk melaksanakan kedua pekerjaan ini,
router sangat berdaya guna untuk dua jaringan komputer yang terpisah.
Dia menghubungkan dua jaringan, menghantarkan informasi dari satu
jaringan ke yang lain. Dia juga melindungi jaringan dari yang lain,
mencegah lalu lintas pada satu jaringan dari kebocoran terhadap yang
lain.
kembali ke atas
Internet dimulai ketika sebuah kelompok kecil institusi penelitian
militer dan universitas yang secara fisik berada di tempat yang terpisah
menginginkan untuk membagi data penelitian komputer dalam waktu
bersamaan. Pada tahun 1987 theNational Science Foundation menciptakan jaringan khusus yang menghubungkan lima pusat supercomputer. Jaringan khusus ini disebut NSFNET yang merupakan T1 line menghubungkan 170 jaringan kecil bersama dan dioperasikan pada 1,544 Mbps (million bits per second). Setahun kemudian IBM, MCI dan Merit bekerja dengan NSF untuk menciptakan backbone dan mengembangkan T3 (45 Mbps).
Backbone umumnya adalah jaringan kabel serat optik. Kabel serat optik ditentukan oleh optical carrier
seperti OC-3 yang sanggup mentransmisikan 155 Mbps sedangkan OC-48
dapat mentransfer 2488 Mbps (2.488 Gbps). Bandingkan dengan modem 56K
yang biasa dipakai dengan kecepatan transfer hanya 56000 bps. Saat ini
terdapat banyak perusahaan yang mengoperasikan backbone berkapasitas
tinggi dan keseluruhan mereka terhubung pada berbagai NAP diseluruh
dunia.
kembali ke atas
Setiap mesin pada internet memiliki identifikasi yang unik yang disebut
IP Address dimana IP merupakan singkatan dari Internet Protocol sebagai
bahasa yang diunakan komputer untuk berkomunkasi melalui internet. Pola
IP address adalah seperti:
216.27.61.137
Pola demikian (dotted decimal number)
adalah untuk memudahkan manusia mengingat, karena komputer
berkomunikasi dalam bentuk biner. Alamat diatas bila diubah kedalam
bentuk biner menjadi:
11011000.00011011.00111101.10001001
Keempat angka dalam IP address disebut octet
karena masing-masing angka terdiri dari 8 posisi bila dilihat dari
bentuk biner. Bila dijumlahkan seluruh posisi didapatkan jumlah 32
sehingga IP address disebut 32-bit. Dikarenakan tiap delapan posisi
memilik dua keadaan berbeda (1 atau 0), maka jumlah kemungkinan
kombinasi per octet adalah 28 atau 256. Sehingga tiap octet
berisi nilai antara 0 dan 255. Kombinasi dari keempat octet menghasilkan
232 atau sejumlah 4.294.967.296 kemungkinan atau hampir 4,3 miliar.
Tetapi ada sejumlah IP address yang tidak boleh digunakan seperti
0.0.0.0 yang
disediakan untuk default network dan 255.255.255.255 yang digunakan untukbroadcast.
Octet digunakan utuk membuat kelas dari
IP address yang dapat digunakan untuk bisnis, pemerintahan atau jenis
lainnya berdasarkan ukuran dan kebutuhan. Octet dipisahkan menjadi dua
bagian yang disebut Net dan Host. Bagian Net selalu berisi
octet pertama yang digunakan untuk mengidentifikasi network, sedangkan
Host (kadang-kadang disebut node) yang merupakan bagian akhir dari octet
mengidentifikasikan komputer mana pada jaringan. Terdapat lima kelas
dari IP address.
kembali ke atas
Kita dapat berhubungan dengan komputer lain di internet dengan menulis
IP address dari komputer yang dituju. Hal ini tidak menjadi masalah bila
hanya ada sedikit host tetapi akan semakin lebar bila semakin banyak
system terhubung online. Solusi pertama terhadap masalah ini adalah text
file sederhana yang dikoordinasi oleh Network Information Center yang memetakan nama untuk IP address. Pada tahun 1983 University of Wisconsin membuat Domain Name System (DNS) yang memetakan teks ke IP address secara otomatis. Dengan
demikian seseorang cukup mengingat
www.geocities.com/fadelku sebagai contoh untuk menggantikan IP address nya.
kembali ke atas
Ketika menggunakan web atau mengirim e-mail, kita menggunakan domain name untuk melakukan hal itu. Misalnya Uniform Resource Locator (URL)http://www.yahoo.com berisi domain name yahoo.com, demikian juga alamat e-mail fadelku@yahoo.com.
Setiap mengunakan domain name, kita menggunakan server DNS Internet
untuk menerjemahkan domain name yang terbaca oleh manusia menjadi IP
address yang dapat terbaca oleh mesin.
Domain name tingkat atas (top-level)
disebut juga dengan first-level domain name terdiri dari .COM, .ORG,
.NET, .EDU dan .GOV. Setiap nama dalam top-level domain name harus unik.
Ketika DNS server menerima permintaan
dari server program untuk mengkonversi domain name menjadi IP address,
maka DNS server dapat melakukan satu dari empat kemungkinan dibawah ini:
-
Menjawab permintaan dengan sebuah IP address karena telah mengetahui IP address untuk domain yang diminta.
-
Menghubungi DNS server yang lain dan mencoba menemukan IP address untuk nama yang diminta.
-
Akan mengatakan "I don't know the IP address for the domain you requested, but here's the IP address for a DNS server that knows more than I do."
-
Mengeluarkan error message karena permintaan domain name salah atau tidak tersedia.
kembali ke atas
Misalnya kita mengetik URL www.yahoo.com ke program browser,
maka browser akan menghubungi DNS server untuk mendapatkan IP address.
DNS server akan memulai pencariannya dengan menghubungi satu dari root DNS server.
Root server mengetahui IP address untuk semua DNS server yang menangani
top-level domain (.COM, .NET, dll). DNS server akan menanyakan root
untuk www.yahoo.com dan root akan mengatakan "I don't know the IP
address for www.yahoo.com, but here's the IP address for the .COM DNS
server."
DNS server kemudian mengirim permintaan
ke .COM DNS server untuk menanyakan IP address yang diminta. DNS server
untuk domain .COM mengetahui IP address untuk nama server yang menangani
domain www.yahoo.com. Setelah browser mendapatkan IP address yang
diminta,
kemudian menghubungi server www.yahoo.com untuk mendapatkan halaman web
nya.
Salah satu kunci yang membuat pekerjaan itu adalah redundancy yang berarti terdapat banyak DNS server pada setiap level sehingga jika salah satu gagal (fail) terdapat yang lain untuk menangani permintaan. Kunci lain adalah caching
yang berarti
sekali DNS server menerima suatu permintaan maka ia akan menangkap IP
address yang diterima itu. Dan sekali ia membuat permintaan ke root DNS
server, ia akan menangkap IP address untuk DNS server yang menangani
permintaannya. Walaupun tidak terlihat, DNS sever menangani milyaran
permintaan setiap hari dan mereka
penting untuk menjamin internet berfungsi dengan baik.
kembali ke atas
Semua mesin pada internet dapat berupa server atau client.
Mesin yang menyediakan pelayanan untuk mesin lainnya adalah server. Dan
mesin yang digunakan untuk menghubungi layanan ini adalah client. Ada
web server, e-mail server, FTP server dan seterusnya yang melayani
kebutuhan pengguna internet
diseluruh dunia.
Ketika kita menghubungi
www.yahoo.com untuk membaca halaman disana, kita duduk di kursi user
pada mesin client. Kita mengakses web server yahoo. Server mempunyai IP
address statis yang tidak berubah terlalu sering. Mesin di rumah yang
men-dial-up melalui modem, memiliki IP address yang
ditentukan oleh ISP setiap kali kita menghubunginya. IP address tersebut
unik untuk saat itu dan mungkin akan berbeda disaat yang lain. Dengan
cara ini, sebuah ISP hanya memerlukan satu IP address untuk setiap modem
yang didukungnya, jadi bukan untuk tiap pelanggan.
kembali ke atas
Server apapun membuat pelayanannya tersedia dengan menggunaan sejumlah port
-- satu untuk setiap layanan yang tersedia pada server. Sebagai contoh,
jika sebuah server menjalankan web server dan sebuah server file transfer protocol(FTP),
maka web server khusus disediakan pada port 80 dan FTP server pada port
21. Client menghubungi layanan pada IP address dan angka port yang
spesifik.
Sekali client terhubung pada layanan di
port khusus, ia mengakses layanan menggunakan protokol khusus, biasanya
teks dan secara gamblang menjelaskan bagaimana client dan server
berhubungan. Setiap web server di internet mengenal hypertext transfer protocol (HTTP).
Jaringan, router, NAP, ISP, DNS dan server
yang hebat membuat intrnet menjadi mungkin. sangat mengagumkan jika
membayangkan bahwa semua informasi dikirimkan keseluruh dunia dalam
hitungan millisecond.
Sumber:
-
Tretter, Marietta, How to Use the Internet, second edition, Ziff Davis Press, Emeryville, California, 1995
-
http://computer.howstuffworks.com/internet-infrastructure.htm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar